Satu prompt.
Nol aplikasi editing.
Edukasi, opini, tutorial, review produk, sampai vlog. Serahkan footage mentah, termasuk take yang gagal. Claude Code menganalisis isinya, memilih take terbaik, merapatkan jeda, menggarap warna dan zoom, lalu merancang motion graphic line-art yang tepat di kata yang Anda ucapkan.
Gratis, tanpa daftar. Prompt bisa disalin atau diunduh sebagai .md.
Tiga langkah, dari kamera ke file final.
Anda tidak menyentuh timeline sama sekali. Tugas Anda hanya merekam dengan benar, menempelkan prompt, lalu memberi masukan dalam bahasa sehari-hari.
Rekam seperti biasa
Video jenis apa pun. Ulangi kalimat sampai pas tanpa mematikan kamera. Kalau isinya berpoin, nama tiap poin menjadi pemicu panel grafisnya.
Tempel satu prompt
Semua isian generator punya nilai otomatis, jadi prompt bisa langsung disalin. Atur jenis, format, atau palet hanya bila perlu.
Revisi satu per satu
Pakai prompt revisi siap pakai, satu perubahan per pesan. Tutup dengan QC final sebelum render.
Centang yang sudah siap.
Semua perangkat lunaknya gratis atau open source, kecuali Claude Code yang membutuhkan paket Claude berbayar (Pro, Max, Team, Enterprise) atau akun Console.
Pasang sekali, pakai berkali-kali.
Perintah di bawah memakai installer resmi masing-masing proyek. Jika ada yang berbeda dengan dokumentasi resmi, ikuti dokumentasinya.
a. Pasang perangkat
b. Siapkan folder proyek
my-reel/ ├── raw/ semua take (boleh satu file panjang) ├── script.txt naskah (opsional) ├── assets/ │ ├── broll/ footage pendukung, foto, logo (opsional) │ ├── music/ musik latar (opsional) │ ├── sfx/ whoosh, pop, click, riser, shutter │ └── fonts/ font caption ├── work/ file kerja: cut.json, beats.json, takes.md ├── edit/ project HyperFrames └── output/ preview & final.mp4
c. Buka Claude Code di folder itu
mkdir -p my-reel/{raw,work,edit,output,assets/{broll,music,sfx,fonts}}
cd my-reel
touch script.txt
claude
Saat pertama dijalankan, claude meminta Anda login lewat browser. Salin footage ke raw/, lalu tempel prompt dari bagian 04.
Empat kebiasaan saat merekam.
Kualitas edit otomatis sangat bergantung pada cara Anda merekam. Kebiasaan ini membuat Claude bisa menemukan take terbaik dan menaruh panel tepat di katanya.
Jangan matikan kamera
Salah ucap? Diam sejenak, lalu ulangi kalimatnya. Take lengkap terakhir biasanya yang dipakai, dan semua restart dibuang.
"Yang pertama…", "Langkah dua…"
Kalau video Anda berpoin atau berlangkah, ucapkan urutan dan namanya dengan jelas. Claude memakai kata itu sebagai pemicu panel dan kartu grafik.
Sisakan ruang untuk caption
Untuk talking-head, framing setengah badan memberi ruang di bawah dagu. Untuk produk atau rekaman layar, jaga subjek tetap di tengah.
Exposure & fokus jangan berubah
Aktifkan AE/AF lock dan cahaya yang stabil. Warna antar take jadi mudah disamakan sehingga jump cut tidak berkedip.
Racik prompt Anda sendiri.
Isi panel di kiri dan prompt di kanan langsung ikut berubah. Prompt disusun per bagian (peran, aturan global, fase kerja, definisi selesai) supaya mudah diedit dan tidak ada aturan yang terlewat.
Prompt revisi untuk naik kelas.
Preview pertama biasanya sudah layak. Prompt berikut membawanya ke level berikutnya. Kirim satu per satu, cek preview, baru lanjut. Ganti semua teks dalam [kurung siku] dengan milik Anda.
Pola perbaikan kecil
Untuk koreksi cepat, cukup tulis: "Di detik [waktu], terlihat [masalah]. Ubah jadi [keinginan]. Bagian lain jangan disentuh."
Apa yang sebenarnya dikerjakan Claude.
Kurang lebih inilah urutan kerja yang akan Anda lihat di terminal. Tidak ada satu pun yang Anda klik sendiri.
- Analisis & normalisasiKenali jenis video, wajah, ucapan, orientasi; HDR ke SDR, rotasi, frame rate konstan.
- Transkrip + alignmentWhisper untuk teks, forced alignment untuk waktu kata yang akurat per frame.
- Pilih takeTake lengkap terakhir per kalimat, alasan ditulis di takes.md.
- Potong rapatJeda dari RMS + energi frekuensi tinggi, handle 2 frame, fade 5 ms.
- GradeLook sinematik, disamakan antar segmen dengan mengukur area wajah.
- Wajah & zoomDeteksi mata dengan OpenCV; zoom 100% / close bergantian di jump cut.
- CaptionPer kata, di bawah dagu, kata kunci berwarna aksen terang.
- Panel poinLatar bar bergeser, nomor, judul, dan diagram yang menjelaskan konsep.
- SuaraBersihkan, kompres, loudnorm dua pass ke −14 LUFS, mux setelah render.
- Cek & renderhyperframes check, snapshot tiap beat, blackdetect, lalu preview dan final.
Yang sebaiknya Anda tahu dari awal.
Claude bekerja sampai preview tanpa jeda. Anda cukup mereview sekali, bukan dua puluh kali.
Kalau salah pilih, cukup bilang "pakai take terakhir untuk kalimat [kalimat]".
Panel yang hanya dekoratif terasa seperti template. Gerakan utamanya harus memperlihatkan konsep, di kata kuncinya.
Aksen utama untuk kata kunci, aksen kedua untuk label dan stiker. Warna lain boleh bila memperjelas makna, maksimal tiga per adegan.
Cek teks sepanjang animasinya, termasuk bayangan, bukan hanya posisi akhirnya.
Frame terakhir wide, tanpa teks dan grafik, sama dengan frame pertama.
Untuk alignment, tulis "tiga", bukan "3". Kalau ragu bahasa Inggris atau Indonesia, transkripsi ulang potongan pendeknya saja.
Kalau SFX mulai terdengar seperti video meme, itu sudah kebanyakan. Satu efek per momen.
Gunakan musik, SFX, dan font yang memang boleh dipakai untuk konten publik atau komersial.
Pertanyaan yang sering muncul.
Apakah saya harus bisa coding?
Tidak. Anda menempelkan prompt dan memberi masukan dalam bahasa biasa. Claude yang menulis dan menjalankan kodenya. Anda hanya perlu menyetujui perintah yang ia minta jalankan.
Saya tidak tahu harus memasukkan animasi apa.
Pilih Mode grafik: Otomatis di generator. Claude membaca naskah, menemukan poin bernomor, lalu memilih jenis grafik dengan aturan yang jelas: posisi atau sudut jadi diagram spasial, langkah jadi alur bertahap, angka jadi hitungan, perbandingan jadi layar terbagi. Rencananya ditulis di work/graphics_plan.md beserta alasannya. Centang "Tunjukkan rencana grafik dulu" kalau ingin menyetujuinya sebelum dibangun, atau pakai prompt revisi R3 untuk meminta 3 alternatif.
Bisa untuk jenis video apa saja?
Edukasi berpoin, opini atau podcast, tutorial dan rekaman layar, promosi atau review produk, sampai vlog dan b-roll tanpa narasi. Biarkan "Jenis video" dan "Format" di posisi otomatis: Claude akan mengenali jenisnya, ada tidaknya wajah dan ucapan, serta orientasi footage, lalu menyesuaikan edit. Aturan yang tidak relevan dilewati dan dilaporkan.
Wajib rekam 4K?
Tidak. Untuk footage 1080p, zoom dibatasi 115% agar tetap tajam. Prompt menentukan batas ini otomatis dari resolusi asli.
Bagaimana kalau saya tidak punya naskah?
Tidak masalah. Naskah bersifat opsional: kalau script.txt kosong atau tidak ada, Claude menulisnya dari transkrip, menyimpannya, lalu lanjut tanpa berhenti. Video tanpa ucapan pun bisa; potongan akan mengikuti aksi dan ketukan musik.
Saya tidak pakai Mac. Footage HDR bagaimana?
Matikan opsi macOS. Prompt akan meminta konversi HDR ke SDR memakai filter zscale atau libplacebo di ffmpeg. Gunakan build ffmpeg yang menyertakan filter tersebut.
Kalau hasilnya ada yang salah?
Sebutkan apa yang Anda lihat beserta waktunya, misalnya "di 0:22 caption menutupi dagu saya". Claude akan memperbaiki lalu mengecek ulang.
Apakah aman dijalankan di komputer saya?
Semua perangkat berasal dari sumber resmi: installer Claude Code dari Anthropic, ffmpeg dari Homebrew/winget/apt, HyperFrames dari registry npm, dan paket Python dari PyPI di dalam venv terpisah. Claude Code meminta izin sebelum menjalankan perintah, jadi Anda selalu bisa membaca dulu apa yang akan dijalankan.
Simpan semuanya dalam satu file.
kit-edit-video.md
Prompt utama hasil racikan Anda, seluruh prompt revisi, dan QC final. Taruh di folder proyek supaya selalu siap dipakai.